PENGETAHUAN REMAJA DAN PERILAKU PENCEGAHAN DISPEPSIA
ADOLESCENTS’ KNOWLEDGE AND DYSPEPSIA PREVENTIVE BEHAVIOR
Abstract
Dispepsia merupakan kondisi gangguan pencernaan yang umum terjadi pada remaja dan berkaitan dengan pola hidup tidak sehat. Pengetahuan tentang kesehatan menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Remaja sebagai kelompok transisi rentan mengabaikan perilaku hidup sehat, termasuk pencegahan dispepsia. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi pengetahuan dengan perilaku pencegahan dispepsia. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Surakarta (n = 238) dengan total population sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data melalui dua tahap, yaitu analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan Uji Mann-Whitney dan Uji Spearman. Mayoritas responden memiliki pengetahuan dispepsia yang baik (58.8%), sedangkan perilaku pencegahan dispepsia didominasi kategori cukup (50.8%). Hasil analisis korelasi pengetahuan dengan perilaku pencegahan dispepsia tidak signifikan (r = 0.124 ; p = 0.056). Tidak terdapat hubungan pendapatan orang tua dan perilaku pencegahan dispepsia (r = 0.048 ; p = 0.466) serta tidak terdapat perbedaan bermakna berdasarkan jenis kelamin (p = 0.402). Sebaliknya, tingkat pendidikan terakhir orang tua menunjukkan hubungan signifikan dengan perilaku pencegahan dispepsia (r = 0.136 ; p = 0.036). Hasil analisis menunjukkan pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku pencegahan pada remaja. Pencegahan dispepsia yang efektif pada remaja bukan sekedar pengetahuan, diperlukan intervensi komprehensif yang mencakup faktor lingkungan dan keluarga.
Kata kunci: Dispepsia, Pengetahuan, Perilaku Pencegahan, Remaja
Dyspepsia is a common digestive disorder among adolescents and is often associated with unhealthy lifestyles. Health knowledge has become one of the government’s main focuses in improving poblic health. Adolescents, as a transitional age group, are vulnerable to neglecting healthy behaviors, including dyspepsia prevention practices. This study aimed to analyze the correlation between knowledge and dyspepsia preventive behavior among adolescents. This study employed a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of all eighth-grade students of SMP Negeri 8 Surakarta (n = 238), selected using a total population sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses. The bivariate analysis employed the Mann-Whitney and Spearman tests. Most respondents had good knowledge of dyspepsia (58.8%), while dyspepsia preventive behavior was predominantly categorized as moderate (50.8%). The correlation analysis showed no significant association between knowledge and dyspepsia prevention behavior (r = 0.124; p = 0.056). In addition, no significant association was found between parental income and dyspepsia preventive behavior (r = 0.048 ; p = 0.466), and no significant differences were observed based on gender (p = 0.402). In contrast, parental educational level showed a significant association with dyspepsia preventive behavior (r = 0.136; p = 0.036). In conclusion, knowledge was not significantly associated with preventive behavior among adolescents. Effective dyspepsia prevention among adolescents requires more than knowledge alone, and should involve comprehensive interventions addressing both environmental and family factors.
Keywords: Adolescents, Dyspepsia, Knowledge, Preventive Behavior
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Winnerin Amanda Christie, Evi Rokhayati, Husnia Auliyatul Umma, Dewinda Candrarukmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice Authors who publish with Gema Kesehatan (GK) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant Gema Kesehatan (GK) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License CC-BY-SA











